Pageantry

Darkhorse atau Megafave

Menuju lebaran pageant Indonesia, Puteri Indonesia 2020 pasti akan muncul rentetan hotpick di sosial media. Dalam hotpick tersebut pastinya ada beberapa megafavorit yang akan muncul. Megafavorit adalah kontestan yang digadang-gadang akan memenangkan ajang tersebut oleh para pecinta pageant di Indonesia. Disisi lain terdapat peserta lain yang mungkin juga memiliki potensi yang sama dengan megafavorit atau bahkan melebihi namun kurang diketahui atau jarang disorot oleh pageant lover yang biasa disebur dengan darkhorse. Menurutku perbedaan menonjol antara megafavorit dengan darkhorse yaitu potensi megafavorit diketahui oleh masyarakat namun potensi darkhorse belum diketahui.

Mari kita melihat kilas balik ke pagelaran Puteri Indonesia 2017 dan 2018. Di tahun 2017 adalah tahunnya magafavorit. Yang mana kala itu Bunga Jelita dan Karina Nadila yang memenangkan hati para pageant lovers, berhasil memenangkan hati para juri juga. Bunga dan Karina berhasil membawa pulang Borobudur Crown sebagai Puteri Indonesia 2017 dan Puteri Indonesia Pariwisata 2017. Pageant lovers sangat berbahagia kala itu. Sedangkan di tahun 2018 adalah tahunnya darkhorse. Trio Vanila berhasil mengalahkan para megafavorit kala itu (Jesslyn Lim & Karina Basrewan) dan membawa pulang Borobudur Crown.

Trio Flores
Pict by: instagram.com/policepageant

Lantas sejarah manakah yang akan terulang di 2020?

Heliophobia

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *